Gavelmoor

Kamu Ingrid Rafferty, pembela umum yang baru sebulan bertugas, dan seisi kota sudah menganggap klienmu bersalah sebelum palu pertama diketuk.

Coba kasus pertama
Ingrid Rafferty, pengacara berambut merah tembaga dengan setelan kuning mustard, menunjuk ke depan sambil berseru keberatan

Ingrid: Keberatan! Saksi bersumpah malam itu hujan deras, padahal catatan pelabuhan cuma menulis kabut dari jam delapan sampai subuh.

Kota pesisir Gavelmoor pada malam berkabut: gedung pengadilan bermenara jam menyala di atas bukit, rumah kayu dan gudang jaring menurun ke pelabuhan, mercusuar gelap di tanjung

Kota yang menunggu putusan sambil mendengarkan radio

Gavelmoor adalah kota pelabuhan kecil di tahun 1960-an yang sedikit berbeda dari buku sejarah. Pengadilannya buka sampai malam, dan sidangnya disiarkan langsung oleh radio lokal, jadi nelayan yang sedang menambal jaring dan penjaga mercusuar di ujung tanjung mendengar keberatanmu nyaris bersamaan dengan hakim.

Kabut naik dari laut hampir tiap malam dan menempel di kaca jendela ruang sidang. Orang-orang di sini saling kenal sejak kecil, dan justru itu masalahnya: sebelum kamu sempat membuka berkas, seisi kota sudah tahu siapa yang mereka anggap bersalah.

Ada lima kasus, masing-masing tiga sampai lima jam. Lebih dari 60 bukti tersebar di dalamnya, dan kesaksian bisa bercabang tergantung siapa yang kamu desak dan kapan kamu mendesaknya.

Investigasi fase 1

Kamu mendatangi enam sampai sembilan lokasi per kasus, memeriksa benda yang janggal, lalu memasukkan temuanmu ke catatan pengadilan. Profil saksi tersusun dari obrolan, alibi, dan hal-hal yang mereka hindari. Detektif Sami Okoro kadang membukakan pintu untukmu, kadang juga dia yang menguncinya duluan.

Sidang fase 2

Dengarkan
Saksi memberi kesaksian dalam beberapa pernyataan, dan tidak semuanya jujur atau lengkap.
Tekan
Desak satu pernyataan sampai saksi memberi detail yang tadinya mereka simpan.
Tunjukkan
Ajukan bukti dari catatan pengadilan tepat pada pernyataan yang bertentangan dengannya.
Keberatan
Potong jaksa saat dia menggiring saksi atau menyelipkan kesimpulan yang belum terbukti.

Coba kasus pertama

Ini potongan dari The Borrowed Baton, kasus pembuka di demo. Detektif Okoro bersaksi untuk penuntut soal malam tongkat dirigen band kota hilang. Tekan pernyataannya, pilih bukti dari catatan pengadilan, lalu tunjukkan bukti itu pada pernyataan yang menurutmu tidak benar.

Tujuh juri kota duduk di bangku beludru hijau: nelayan bertopi rajut, nenek yang merajut, petugas radio berheadphone, tukang roti bercelemek, guru berkacamata, montir mercusuar berkerah, dan bapak tua bertopi pet

    Juri Kota

    Tujuh warga Gavelmoor duduk di bangku juri, dan mereka tidak memberi skor. Kamu membaca keyakinan mereka dari alis yang naik, bibir yang mengerut, atau anggukan pelan.

    Juri menunggu, belum condong ke mana pun.

    Ingrid berpikir sambil memegang selembar bukti Detektif Sami Okoro di kursi saksi, tangan terlipat, satu alis terangkat Jaksa Lucius Delacroix tersenyum tenang sambil membetulkan kacamata

    Kesaksian: Malam di Gedung Musik

    Sami Okoro

    Catatan pengadilan

    Pilih satu bukti, lalu tekan Tunjukkan bukti pada pernyataan yang kamu curigai.

      Belum ada bukti yang dipilih dari catatan pengadilan.

      Yang berdiri di ruang sidang malam ini

      Gavelmoor bertumpu pada tiga orang yang saling kenal terlalu baik untuk bisa bersikap netral.

      Semua orang sudah memutuskan klienku bersalah, jadi tinggal aku yang masih mau membaca berkasnya.

      Ingrid Rafferty memeluk map berkas kasus di dada dengan senyum kecil yang percaya diri

      Ingrid Rafferty Pembela umum, bulan pertama

      Ingrid lulus dengan nilai cukup dan keyakinan berlebih, lalu ditempatkan di kantor pembela umum Gavelmoor tepat ketika tidak ada pengacara lain yang mau mengambil kasus berikutnya. Dia gugup di depan juri dan cepat di depan bukti, dan dia mengetuk-ngetuk pena ke meja tiap kali saksi mulai berbohong.

      Silakan ambil waktu sebanyak yang Anda perlukan, Nona Rafferty, pengadilan ini buka sampai malam.

      Lucius Delacroix, jaksa berambut perak dengan rompi ungu tua, membetulkan kacamata setengah bulannya

      Lucius Delacroix Jaksa senior

      Delacroix sudah menuntut di ruang sidang ini sejak Ingrid belum bisa membaca. Dia sopan kepada semua orang, termasuk terdakwa, dan dia menang karena tidak pernah terburu-buru: dia membiarkan lawannya bicara sampai kebanyakan.

      Aku memihak fakta, Pengacara, dan malam ini fakta kebetulan sedang tidak memihakmu.

      Detektif Sami Okoro bermantel trench cokelat muda, tangan terlipat sambil memegang buku catatan

      Sami Okoro Detektif kota

      Okoro menangkap separuh terdakwa yang akan kamu bela, dan dia juga yang paling sering mampir ke kantormu membawa kopi dan petunjuk yang tidak dia tulis di laporan. Dia keras kepala soal apa yang dia anggap fakta.

      Lima berkas di meja Ingrid

      Kelima kasus berurutan, dan benang dari satu berkas sering ikut tersangkut di berkas berikutnya.

      Gedung Musik Kota pada malam hari, kosong: kursi lipat dan stand partitur, podium dirigen di bawah satu lampu gantung, jendela loteng berkabut

      The Borrowed Baton

      Tongkat dirigen band kota hilang tiga hari sebelum pawai pelabuhan, lalu ditemukan di kotak drum milik penabuh termuda. Ini kasus pertamamu, yang bisa kamu mainkan di demo, dan saksi utamanya Detektif Okoro sendiri.

      • Lokasi 7
      • Durasi sekitar 3 jam
      • Status ada di demo

      Rekaman sidang

      Cuplikan dari dua kasus pertama, mulai dari Gedung Musik yang sepi sampai Ingrid menggebrak meja pembela di depan Delacroix yang tetap tersenyum.

      Demo The Borrowed Baton

      Demo berisi kasus pertama secara utuh: penyelidikan di tujuh lokasi, satu hari sidang, dan Bantuan Bukti. Save dari demo bisa kamu lanjutkan di game lengkap saat Gavelmoor rilis.

      • Nintendo Switch 2
      • PC
      • Android
      • iOS
      Coba kasus pertama

      Berkas kasus

      Rekaman sidang

      Video dan suaranya baru dimuat setelah kamu menekan tombol putar.

      Buka di YouTube